Skip to main content

Posts

Showing posts with the label belajar

Mahir Bahasa Inggris Dalam 10 Hari Tak Lagi Mustahil

© Language101.com Para peneliti mengungkapkan bahwa mempelajari bahasa asing dapat membantu perkembangan otak secara bertahap. Selain bisa membantu perkembangan otak, Anda juga bisa melakukan komunikasi secara mudah dengan penduduk lokal pemakai bahasa asing tersebut. Apakah mempelajari bahasa asing dalam 10 hari saja menjadi suatu yang mustahil? Tentu saja tidak, karena sekarang telah hadir suatu program khusus yang diciptakan oleh seorang ilmuwan yang bernama  Dr. Pimsleur, a Ph.D  dengan dibantu oleh beberapa ahli bahasa yang khusus mendalami lingustic  dan psikologi. Program yang dinamakan  Pimsleur Approach  ini dapat membantu Anda dengan cepat menangkap, memahami, serta menguasai bahasa asing dalam 10 hari saja. Hal tersebut telah dibuktikan dengan dibelinya program ini oleh  FBI  dan  National Security Agency. Dr. Pimsleur  mengatakan penelitian yang dilakukannya beserta rekan-rekannya tersebut telah menemukan suatu teori mengenai psik...

KATA PERTAMA: TENTANG BAHASA INGGRIS

Sudah menjadi kelaziman dan diketahui secara luas bahwa BAHASA ASING telah dipelajari sejak ribuan tahun yang lalu. Orang Mesir kuno konon telah mempelajari Bahasa Yunani (Greek) 2500 tahun yang lalu. Pada abad ke - 12, Bahasa Perancis ( French ), begitu marak dipelajari di daratan Eropa. Pada abad ke - 16 orang Eropa mulai tertarik belajar Bahasa Jerman. Pada abad ke - 19, kaum ningrat dari berbagai negara di Eropa menggunakan Bahasa Perancis (lagi) untuk berkomunikasi. Sepanjang sejarah kehidupan manusia, orang tetap memerlukan bahasa alternatif (bisa bahasa kedua atau bahasa lain selain bahasa ibu) untuk berkomunikasi dengan orang yang tidak menguasai bahasa ibunya agar bisa saling mengerti apa yang disampaikan. Pada masa ini, Bahasa Inggris merupakan bahasa dunia yang paling banyak penggunanya. Diperkirakan ada sekitar 400 juta orang yang bahasa ibu - nya adalah Bahasa Inggris. Bahasa Ingrris karenanya, telah menjadi semacam Bahasa Dunia yang digunakan untuk membicar...

Belajar Menghargai Diri Sendiri

Menghargai diri sendiri, kedengarannya agak egois ya? Tidak juga. Toh artinya tidak sama dengan narsis. Harga diri seseorang justru bisa meningkatkan nilai-nilai moral dan budaya umat manusia. Seseorang yang dikenal berperilaku buruk misalnya, sering dinilai merendahkan martabat lingkungan tempat tinggalnya. Faktanya, komunitas yang terdiri dari orang-orang yang mampu menjaga harga dirinya jauh lebih terhormat dari komunitas lain yang terdiri dari orang-orang yang tidak pandai menjaganya. Makanya, orang yang dinilai tidak punya harga diri sering disisihkan dari lingkungan yang baik. Sekalipun demikian, harga diri seseorang tidak mungkin terbentuk jika dia sendiri tidak menghargainya. Maka setiap orang perlu belajar untuk menghargai dirinya sendiri.  Nilai sebuah harga diri tergantung kepada bagaimana orang itu memberi nilai kepada hidupnya sendiri. Makanya hukum  supply & demand  tidak berlaku disini. Hukum itu sangat dipengaruhi oleh kuantitas. Maka meski kualitasnya...

Waktu Untuk Belajar

Papan Pengumuman Waktu Wajib Belajar - Laweyan Solo Sabtu, 16 Januari 2011 untuk kesekian kalinya saya menginjakkan kaki di kota Solo “The Spirit of Java”. Kedatangan saya ke kota penuh budaya kali ini hanya untuk berlibur dan sekaligus mengikuti pelatihan aplikasi android di  Rumah Blogger Indonesia  markasnya blogger bengawan. Minggu pagi saya diajak oleh mas  Hendri  sang juru kunci #RBI untuk mengembalikan LCD yang dipakai pelatihan kemarin ke daerah Laweyan. Berhubung saya sangat kagum  dengan daerah Laweyan dengan bangunan-bangunan tua dan sentra pengrajin batiknya, saya langsung mengiyakan ajakan mas Hendri. Ketika tiba di Laweyan, mata saya langsung tertuju ke berbagai bangunan yang ingin saya abadikan melalui kamera ponsel  jadul  saya. Sekian menit saya menikmati bangunan yang terkesan kokoh itu, tiba-tiba mata saya tertuju ke sebuah papan pengumuman yang berada di tembok pagar yang mengelilingi komplek ini. Papan ini memang kurang begitu jel...